Posts

#KampusFiksi Reguler Angkatan XX, 24-26 Maret di Jogja!

Image
Aloha! Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh! Sudah lama blog ini terbengkalai, jadi saya memutuskan buat mengisinya kembali dengan pengalaman saya mengikuti sebuah event yang luar biasa, yaitu Kampus Fiksi. Mari kita mulai dengan pertanyaan: Apa sih Kampus Fiksi itu? Kampus fiksi adalah pelatihan menulis dari Diva Press yang diselenggarakan di Yogyakarta. Peserta Kampus Fiksi ini didapat dari seleksi dengan mengirim cerpen, kalau nggak salah ingat sih saya ikut seleksinya sekitar tahun 2015. Iya, dua tahun lalu. Saya sampai udah lupa dulu kirim cerpen apa kalau nggak buka ulang e-mail pendaftarannya. :") Awalnya saya bimbang mau konfirmasi ikut atau enggak, karena jujur, sekarang saya nggak seaktif dulu nulis cerpennya. Nggak cuma cerpen sih, bahkan postingan terakhir blog ini aja November 2015. Jangankan nulis ding, baca buku aja saya udah jarang... padahal banyak buku yang baru dibeli dan belum dibaca. Kok rasanya lebih menggoda scrolling laman instagram atau ngelanju...

Jurnalista & Mata Najwa on Stage di UNNES!

Image
Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh~ Apa kabar? Semoga baik-baik ya semuanya. Kali ini saya mau bercerita tentang pengalaman saya saat mengikuti serangkaian acara yang diselenggarakan oleh Metro TV di kampus Universitas Negeri Semarang. Ada dua acara inti yaitu Jurnalista dan Mata Najwa on Stage. Ini dia poster iklannya. Tiket untuk dua acara ini bisa didapatkan secara gratis melalui website matanajwa.metrotvnews.com. Meskipun kuotanya sekian ribu (saya lupa tepatnya berapa), tapi konon katanya semuanya ludes hanya dalam waktu beberapa jam saja. Ternyata banyak banget ya yang berminat buat ikut acara ini. Saya aja mau daftarin temen saya tapi udah kehabisan hiks. Di website itu kita hanya diminta mengisi identitas dan alamat email, selanjutnya verifikasi tiket akan dikirim melalui email. Ini tampilan tiket yang kemudian bisa di print buat masuk ke venue. Acara pertama yaitu Jurnalista, saya janjian dengan sepupu (kami berdua sama-sama bukan mahasiswa Unne...

Liburan singkat ke Jogja!

Image
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh~! How are you doing, people~? *ngacungin mikrofon* *hening* Ehem. Kali ini saya mau mencoba menulis ala-ala traveling blog gitu ah. Kali ini saya mau cerita tentang pengalaman liburan ke Jogja! Padahal udah sering ke Jogja juga tapi nggak apa lah sesekali diceritain biar blognya ada isinya gitu. #hoi Jadi, dua minggu yang lalu saya sempat berlibur ke Jogja selama dua hari satu malam, walaupun agak dadakan juga karena nebeng ayah saya yang kebetulan ada acara kantor di sana dan kebetulan saya libur dan kebetulan adik saya lagi kepengen bolos ((alasan macam apa)).  Kami sekeluarga (ayah, ibu, saya, dan adik saya) berangkat dengan mobil dari Semarang sekitar subuh. Setelah sempet mampir sarapan di sebuah rumah makan padang yang lupa lokasinya di daerah mana (iya, kalo orang lain biasa sarapan pake roti atau soto atau nasi goreng, kami sarapan seporsi besar nasi padang) kami sampai di daerah Sleman, Jogja sekitar jam 08.30 WIB. Kami l...

#NulisRandom2015 Day 13 - Saling menghormati, apa susahnya?

Assalamualakum warahmatullah wabarakaaaatuh~ (ala kompetisi dai cilik) So i skipped a few days for this #NulisRandom2015 challenge orz aku sudah berusaha tapi ternyata meluangkan waktu buat nulis sesusah itu... Hari ini mau disempetin nulis deh. Topiknya apa ya... hm karena udah deket Ramadhan, saya sempat mengamati suatu topik tentang puasa yang belakangan lagi rame dibahas di timeline. Bermula dari twit yang mengatakan kalau selama bulan puasa, seharusnya warung-warung tetap diperbolehkan buka. Kan puasa itu menahan nafsu, kalau cuma warung makan buka seharusnya nggak masalah, kan? Harusnya yang puasa menghormati yang nggak puasa, dong. Dan tempat-tempat hiburan malam juga kan mereka cari nafkah, seharusnya tetap diperbolehkan beroperasi. Loh kok gitu? Bukannya selama ini yang sering kita dengar justru yang nggak puasa yang harus menghormati yang puasa? Dan respon terhadap pernyataan itu pun bermacam-macam. Ada yang setuju, karena kasihan orang-orang yang nggak ber...

#NulisRandom2015 Day 7 - There's a 'story' in History

Halo~ Tanggal satu kemarin saya berkomitmen buat nulis untuk blog ini setiap hari, but apparently i failed huhuhu. Dua hari terakhir kerjaan saya lagi banyak banget, sampe rumah udah nggak sanggup ngetik langsung tepar T___T So today i’m gonna write something that popped up in my mind. Yang dua hari saya ikhlaskan deh ya karena nggak mau lembur ehehe. Pernah nggak kalian mengamati seorang kakek atau nenek yang lagi duduk sendirian? Saya sering banget. Terutama karena di sebuah tikungan di jalan menuju gang rumah saya, ada sepasang pasutri kakek-nenek yang beberapa waktu lalu si nenek meninggal, jadilah si kakek sendirian di rumah. Saya kok sering sedih liatnya, sering bayangin macem-macem (?). Oke mungkin saya yang terlalu melankolis apa gimana. Saya kadang membayangkan, gimana wajah mereka saat muda dulu, gimana cerita masa kecilnya, gimana kisah cinta mereka? Gimana kalo si kakek kesepian, dia harus cerita ke siapa, kan dia nggak kayak generasi kita yang suka cerita ...

#NulisRandom2015 Day 4 - By Your Side [a short story]

Aku masih ingat saat itu, matamu berbinar cerah saat pertama kali melihatku.  Tangan mungilmu meraihku dengan kegembiraan yang meluap. Rambutmu yang dikuncir dua bergoyang kesana kemari seiring langkah mungilmu mengajakku berkeliling sembari mengenalkanku pada teman-temanmu. ‘Sayang’, begitulah kau memanggilku. “Sayangku tidak boleh ditinggal!” kau menangis keras ketika ibumu tidak membolehkanmu mengajakku dalam piknik musim panas. Akhirnya aku diijinkan ikut, dan kau mendekapku erat sepanjang perjalanan. Sungguh, aku tidak tahu kau merasakannya atau tidak, namun aku sangat menyayangimu. Mereka bilang aku tidak memiliki jiwa, tidak memiliki hati, tapi mereka salah―aku bisa merasa bahagia maupun sedih. Aku bisa menyayangi maupun membenci, walaupun aku tidak bisa melakukan apapun tentang itu. Karena aku hanyalah sebuah boneka beruang cokelat berukuran sedekapan anak berumur enam tahun. Tahun ini kau berusia satu dekade, mereka mendekorasi kamarmu dengan warna mer...

#NulisRandom2015 Day 3 - Make Me Stay [Akashi Seijuurou x Murasakibara Atsushi]

Murasakibara sedang membuka bungkus potato chip ketiganya ketika Akashi keluar dari kamar mandi. Ia mendesis sebal, mengapa bungkus sialan ini sulit sekali dibuka? “Sini,” tangan Akashi masih terasa dingin saat ia merebut bungkus snack itu dari tangannya, dan berhasil membukanya dengan mulus dalam sekali coba. Murasakibara mendengus sebal, tapi toh ia menerimanya ketika Akashi menyodorkannya kembali. “Tidak apa-apa kan, kalau kutinggal?” Crunch, crunch . “Memangnya aku anak kecil?” Ia melirik sekilas, pemuda rambut merah itu sedang memakai kemeja dan jeans-nya dengan cepat. “Iya iya, kalau Atsushi sih asalkan banyak makanan nggak akan kenapa-kenapa, ya. Aku cuma pergi sebentar kok, mungkin empat atau lima hari. Jangan aneh-aneh ya, nanti aku kirim pesan kalau sudah sampai Tokyo,” Murasakibara tidak menanggapi, masih duduk di sofa, terus mengunyah sambil pura-pura menatap televisi yang menyala. “Oke, aku pergi dulu, ya! Shintarou sedang dalam perjalanan ke si...