#NulisRandom2015 Day 7 - There's a 'story' in History

Halo~

Tanggal satu kemarin saya berkomitmen buat nulis untuk blog ini setiap hari, but apparently i failed huhuhu. Dua hari terakhir kerjaan saya lagi banyak banget, sampe rumah udah nggak sanggup ngetik langsung tepar T___T

So today i’m gonna write something that popped up in my mind. Yang dua hari saya ikhlaskan deh ya karena nggak mau lembur ehehe.

Pernah nggak kalian mengamati seorang kakek atau nenek yang lagi duduk sendirian?

Saya sering banget. Terutama karena di sebuah tikungan di jalan menuju gang rumah saya, ada sepasang pasutri kakek-nenek yang beberapa waktu lalu si nenek meninggal, jadilah si kakek sendirian di rumah. Saya kok sering sedih liatnya, sering bayangin macem-macem (?). Oke mungkin saya yang terlalu melankolis apa gimana. Saya kadang membayangkan, gimana wajah mereka saat muda dulu, gimana cerita masa kecilnya, gimana kisah cinta mereka? Gimana kalo si kakek kesepian, dia harus cerita ke siapa, kan dia nggak kayak generasi kita yang suka cerita di sosmed? L

((Plottwist: si kakek ternyata selebtwit yang selalu cerita apapun di sosmed. Nggak deng becanda lah.))

Saya selalu penasaran dengan kisah cinta para orang tua, ah sebenarnya sih tiap kisah cinta pasti ada sisi menariknya sendiri-sendiri. Tapi saya pengen tahu gimana sih romantisme jaman dulu dimana belom bisa sms-an apalagi stalking sosmed kayak sekarang. Nggak perlu kisah cinta deh, pernah suatu ketika ada seorang rekan kerja dari tempat kerja saya yang sebelumnya, yang cerita tentang masa kecilnya (beliau ini umurnya udah setara ibu saya, btw). Beliau ini cerita jaman dia kecil, ketika dia dibuatkan semacam floral-printed-dress kembar dengan saudari-saudarinya, ketika dia masih  sering dikepang dua dan main seluncuran di halaman belakang rumah yang sekarang sudah bukan halaman lagi melainkan sudah jadi bangunan-bangunan beton. Bahkan beliau juga pernah mencoba senapan milik ayahnya, yang akibatnya dia dimarahi habis-habisan. Beliau konon sering menguping ayah dan ibunya ngobrol tapi nggak ngerti karena mereka ngobrol dengan bahasa Belanda. Dan saya mendengarkan cerita-cerita ini dengan seksama dan sambil berimajinasi, kayak wow berasa nonton film tahun 70-an yang layarnya hitam putih gitu nggak sih...

Intinya, saya selalu haus akan cerita-cerita unik dari setiap orang yang saya temui. Percaya nggak percaya, setiap orang pasti punya kisah uniknya sendiri, entah kisah cinta, kisah keluarga, kisah bisnis, apapun! Rasanya pengen bisa menggali itu semua.

Dan yang paling penting, saya tentu lebih pengen lagi membangun cerita unik saya sendiri, bersama keluarga, teman, dan orang-orang menyenangkan di sekitar saya. Dan menuliskannya supaya nggak lekang oleh waktu, bahkan justru bisa jadi sebuah karya yang penuh memori, kan?


Okaaay i think this is enough for today. So, what’s your story? Tell me about it, or maybe you wanna make one with me? ;)

Comments

Popular posts from this blog

#KampusFiksi Reguler Angkatan XX, 24-26 Maret di Jogja!

One day in April

B2ST 1st album - Fiction and Fact - On Raining Days lyrics and translation